Tips Memilih Genteng Untuk Penutup Atap Rumah

April 9, 2011 pukul 4:23 pm | Ditulis dalam artikel, Multi Niaga Cv | 1 Komentar

Atap bagaikan sebuah mahkota, atap juga akan memberikan kesan terhadap sebuah rumah, baik dilihat dari sudut pandang estetika maupun dari sudut strata sosial. Karena atap akan memberikan kesan pada pandangan pertama baik mengenai konsep rumah tersebut maupun kemegahan sebuah rumah, ketika sebuah rumah menggunakan penutup atap dengan bentuk yang minimalis seperti genteng flat maka kesan konsep minimalis yang dicitrakan oleh si empunya rumah akan segera terwakili tentunya hal ini didukung juga oleh desain atap atau model atap itu sendiri.

apabila sebuah rumah dinaungi oleh atap dengan model genteng tanah/keramik dengan warna-warna gelap maka akan memberi kesan klasik yang megah, dipadu dengan model atap dengan bentuk jurai, kesan mewah pun akan terwakili apalagi memang harga genteng keramik berglazur dengan warna2 gelap seperti coklat tua, maroon dan tosca memang memiliki harga dua kali lipat dari warna standar atau natural.

Terlepas dari selera dan pencitraan dari atap yang menaungi rumah kita, ada hal yang lebih penting dalam penentuan untuk memilih jenis dan model atap, hal ini bergantung   juga dari model, sudut kemiringan dan lokasi rumah itu sendiri.

Ada beberapa tips yang mungkin berguna untuk memilih jenis penutup atap yang akan kita gunakan, tips tersebut antara lain:

  • Pilih penutup atap (genteng) yang sesuai dengan konsep desain rumah kita agar mendukung fungsi estetika.
  • Tentukan sudut kemiringan 30 derajat, yang merupakan sudut kemiringan yang disarankan oleh semua spek genteng, jika memang harus kurang dari 30 derajat karena keadaan yang tidak mungkin sebaiknya pilih penutup dari metal (genteng metal) yang dapat menjamin keamanan terhadap tampias pada sudut landai.
  • Pilih ukuran genteng yang sesuai, sebaiknya pilih genteng kecil untuk rumah yang berukuran kecil.
  • Pilihlang genteng yang memiliki daya tutup baik untuk rumah yang berada diwilayah dengan curah hujan tinggi. jangan gunakan yang yang berdaya tutp minim, seperti halnya genteng plentong karena akan beresiko tampias.
  • Pilihlah genteng yang memiliki pembakaran sempurna (khusus genteng tanah/keramik) dengan cara mengetuk permukaan genteng apabila suaranya berdenting menandakan genteng tersebut telah melalui pembakaran yang sempurna.
  • Pesanlah genteng dengan tambahan 2% atau 5% dari kebutuhan untuk menghindari penggantian akibat kerusakan karena instalasi dan sisanya untuk cadangan dikemudian hari.
  • Perhatikan pemasngan wuwungan (nok) karena kebocoran sering berawal dari daerah tersebut. disarankan untuk menggunakan flashing (lapping tile) diantara nok dan genteng dibawahnya cara ini efektif untuk mencegah rembes pada pasangan nok

Demikian tip2 dari kami semoga bermanfaat bagi anda.

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. tips menarik..
    terima kasih..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: